Visi & Misi Partai NasDem

Visi & MisiPartai NasDem

Landasan filosofis dan arah pergerakan Partai NasDem dalam membangun Indonesia yang merdeka, berdaulat secara ekonomi, dan bermartabat dalam budaya.

Aktif
Menampilkan Visi Partai NasDem
Visi Partai NasDem
"Indonesia yang merdeka sebagai negara bangsa, berdaulat secara ekonomi, dan bermartabat dalam budaya."
Merdeka

Freedom dan Liberty - Indonesia yang benar-benar merdeka dari segala bentuk penjajahan, baik fisik maupun mental

Kedaulatan Ekonomi

Berdaulat secara ekonomi dengan memberantas kemiskinan dan kesenjangan untuk mencapai keadilan sosial

Martabat Budaya

Bermartabat dalam budaya dengan melestarikan dan mengembangkan kekayaan budaya Indonesia

Penjelasan Mendalam Visi Partai NasDem

Pengertian Visi dan Misi

Visi adalah 'cita-cita'. Hanya saja, cita-cita biasanya digunakan sebagai istilah keseharian yang kurang pantas bila digunakan dalam institusi resmi. Untuk institusi seperti partai politik, maka penggunaan nomeklatur yang tepat adalah visi. Asal katanya dari Bahasa Inggris, vision yang berarti 'konsep tentang masa depan yang dianggap ideal' (Oxford Dictionary). Demikian juga dengan 'misi' berasal dari Bahasa Inggris (mission) berarti: "an important official job that a person or group of people is given to do" (Oxford Dictionary). Artinya, "sebuah pekerjaan resmi dan penting untuk dilakukan oleh seseorang atau kelompok." Jadi dengan kata lain, visi merupakan impian besar sedangkan misi adalah rumusan langkah untuk mencapai impian tersebut.

Landasan Hukum dan Hierarki

Visi-misi ini, sebagaimana memang berlaku pada organisasi resmi pada umumnya, terdapat dalam Anggaran Dasar/Anggarat Rumah Tangga (AD/ART). Secara hierarkis, AD/ART merupakan peraturan tertinggi dalam organisasi, termasuk partai politik. AD/ART Partai NasDem (Bab XVIII Tata Urutan Aturan Partai Pasal 27) menyebutkan bahwa tata urutan aturan partai ini yang paling tertinggi adalah Anggaran Dasar (AD) kemudian Anggaran Rumah Tangga (ART), lalu disusul Peraturan Partai (PP), Keputusan Dewan Pimpinan Pusat, Instruksi Dewan Pimpinan Pusat, Keputusan Dewan Pimpinan Wilayah, dan Keputusan Dewan Pimpinan Daerah.

Pentingnya Visi dan Misi

Sehebat apapun fasilitas dalam sebuah organisasi tetapi bila di dalamnya tidak ada 'visi dan misi', (atau ada namun tak diindahkan) maka organisasi itu ibarat kapal besar dengan fasilitas mewah tetapi tak tahu akan berlabuh ke mana sebab tidak ada mesin dan kemudinya. Kapal itu akan terombangambing oleh derasnya arus samudera. Demikian juga dengan organisasi (apapun bentuknya, termasuk partai politik). Partai politik yang tidak mengindahkan visi-misinya akan terombangambing oleh arus kepentingan yang bahkan berpotensi memecah tubuh partai itu sendiri.

Tiga Kata Kunci Visi

Bunyi teks visi partai ini secara utuh adalah "Indonesia yang merdeka sebagai negara bangsa, berdaulat secara ekonomi, dan bermartabat dalam budaya." Untuk dapat dipahami, teks visi tersebut perlu diterjemahkan secara kontekstual. Terdapat tiga kata kunci penting di sini: merdeka, kedaulatan ekonomi, dan martabat budaya.

1. Merdeka

Kata 'merdeka' itu dapat diterjemahkan menjadi freedom ('merdeka dari' atau 'bebas dari') dan liberty ('merdeka untuk' atau 'bebas untuk') sekaligus. Freedom tanpa liberty itu omong kosong. Begitupun sebaliknya. Contoh, suatu negara berhasil 'merdeka dari' penjajah. Freedom di sini terbukti berhasil diraih. Namun, setelah merdeka ternyata negara tersebut menerapkan sistem otoriterianisme yang memenjara kebebasan (liberty) warganya untuk berpendapat, bersikap, dan berekspresi. Kondisi politik semacam ini yang tejadi pada era Orde Baru.

Demikian pula sebaliknya. Liberty tanpa freedom juga omong kosong. Di Indonesia, kondisi politik semacam ini terjadi di era sekarang, paska-Reformasi. UU dan semua peraturan menjamin hak dan kebebasan semua warga negara untuk duduk di kursi legislatif. Namun, untuk duduk di sana membutuhkan modal ekonomi besar. Sementara kesenjangan dan kemiskinan terus dibiarkan terjadi.

2. Kedaulatan Ekonomi

Masalah kedaulatan ekonomi ini merupakan salah satu penyebab penting terhapusnya freedom dan liberty di atas. Kolonialisme Belanda dan Jepang berhasil merenggut kemerdekaan (freedom) Nusantara karena berhasil melumpuhkan kedaulatan ekonomi rakyatnya. Di era Reformasi ini, kebebasan bagi rakyat terkesan palsu karena kedaulatan ekonomi mereka pun dilemahkan. Kata kuncinya adalah 'hancurnya kedaulatan ekonomi rakyat'.

Jadi, visi Partai NasDem ingin menegakkan kedaulatan ekonomi ini dapat diterjemahkan dengan upayanya untuk secara serius memberantas kemiskinan dan kesenjangan ekonomi. Kedaulatan ekonomi rakyat bukan kedaulatan ekonomi segelintir orang. Kemajuan pembangunan sektor perekonomian di Indonesia tanpa upaya meminimalisasi kesenjangan bagi Partai NasDem adalah usaha pembangunan yang kontra-produktif.

3. Martabat Kebudayaan

Visi ketiga Partai NasDem ini sangat berkaitan dengan kekayaan budaya Indonesia yang tidak terkelola dengan baik dan bahkan mulai hampir dilupakan oleh generasi mudanya. Di tengah gempuran globalisasi—dengan datangnya berbagai fasilitas-fasilitas digital yang menghubungkan satu bangsa dengan bangsa lain tanpa terikat batasan-batasan negara—banyak generasi bangsa kita mulai latah dan bahkan lebih membanggakan budaya bangsa lain.

Kepercayaan diri sebagai bangsa Indonesia untuk mencintai budayanya hampir lenyap. Padahal, kekayaan budaya bangsa kita sangat besar. Kesadaran budaya ini di era sekarang merupakan hal yang urgen. Lenyapnya kesadaran tersebut merupakan masalah serius yang membutuhkan penanganan secara tepat, baik dari pemerintah maupun non-pemerintah. NasDem sebagai partai politik—bila dilihat dari visi ketiga ini—hadir untuk turut terlibat memecahkan masalah tersebut.

Komitmen Realisasi

Demikian tiga kata kunci dalam visi Partai NasDem. Bilamana partai kita yang tercinta ini memang serius ingin mewujudkan visi tersebut berarti ke depan kita harus melakukan terobosan-terobosan baru untuk merealisasikannya dengan kerja-kerja politik yang terukur—baik di pemerintahan (eksekutif) di fraksi (legislatif), maupun di masyarakat (konstituen).

Bergabunglah Dengan Kami

Mari bersama-sama mewujudkan visi Indonesia yang merdeka, berdaulat, dan bermartabat